Periode 2017 hingga 2021 dianggap sebagai waktu yang "matang" bagi banyak startup. Namun, jumlah startup yang sukses hanya mewakili persentase yang sangat kecil dibandingkan dengan mereka yang "mati muda". Menurut laporan riset pasar, tingkat keberhasilan startup global tidak lebih dari 10%. Jadi, apa saja keuntungan dan kerugian dalam memulai bisnis? Untuk mempersiapkan mental dan menemukan solusi bagi perusahaan Anda, simaklah ringkasan tantangan startup umum dari mereka yang telah mendahului Anda.
1. Meninggalkan Karier Lain
Jika Anda berniat membangun dan mengembangkan karier yang berkelanjutan dan sukses sendirian, hampir tidak mungkin untuk mengelola pekerjaan lain di saat yang bersamaan. Anda mungkin hanya bisa mengelola bisnis di masa "awal" pada akhir pekan. Namun, jika ingin karier yang sukses, pada akhirnya Anda harus melepaskan pekerjaan tetap Anda. Oleh karena itu, pikirkan baik-baik dan buatlah keputusan yang rasional. Meninggalkan karier lain adalah salah satu tantangan umum yang dihadapi wirausahawan saat memulai.
2. Modal Investasi – Tantangan Utama Startup
Banyak orang mengatakan bahwa keyakinan dan semangat saja cukup untuk sukses, tetapi itu hanyalah kata-kata penyemangat. Hal krusial saat memulai bisnis adalah Anda harus memiliki uang. Ada terlalu banyak hal yang perlu dikhawatirkan oleh pendiri startup, seperti dana investasi untuk produk/layanan, tempat usaha, perekrutan karyawan, dan lain-lain. Tanpa modal tertentu, perusahaan Anda pasti akan kesulitan untuk bertahan dalam jangka panjang. Selain itu, meskipun Anda memiliki dana untuk memulai, bagaimana membuat operasional menguntungkan secepat mungkin tetap menjadi masalah besar, karena tidak ada jaminan Anda akan langsung menghasilkan uang di bulan pertama.
3. Keterbatasan Promosi Produk dan Kemampuan Audit yang Lemah
Kenyataannya, banyak proyek startup yang hanya fokus menciptakan produk tanpa tahu cara mempromosikan dan memperkenalkannya secara efektif kepada konsumen. Hal ini mengurangi peluang keberhasilan proyek. Selain itu, ada perusahaan yang meskipun memiliki produk bagus, menghadapi situasi yang tidak menguntungkan terkait valuasi, buku akuntansi, dan keuangan saat mendekati dana investasi. Oleh karena itu, jika ingin meningkatkan daya saing proyek, Anda harus memiliki data laporan spesifik yang disiapkan oleh unit akuntansi profesional.
4. Kurangnya Pengetahuan dan Pengalaman
Kurangnya pengetahuan dan pengalaman adalah salah satu masalah "berat" yang dihadapi sebagian besar proyek startup, terutama bagi pendiri muda. Sumber pengetahuan tidak terbatas, sementara pengetahuan baru ditemukan setiap hari, terutama di sektor teknologi. Bekali diri Anda dengan pengetahuan dasar di bidang tersebut; mempelajari administrasi bisnis secara online hampir menjadi kewajiban sebelum terjun ke dunia startup. Luangkan waktu 3 hingga 5 tahun bekerja di perusahaan besar atau korporasi untuk mengumpulkan pengalaman, soft skills, keterampilan komunikasi, dan pemahaman tentang permintaan pasar.
5. Sumber Daya Manusia Berkualitas Rendah
Biasanya, kandidat yang unggul tidak hanya mencari pekerjaan yang sesuai tetapi juga menetapkan kriteria ketat terkait kebijakan kompensasi, posisi pekerjaan, dan lain-lain. Oleh karena itu, akan sulit bagi perusahaan startup untuk menemukan tim berkualitas tinggi yang bersedia menerima risiko. Namun, jika rekan kerja Anda tidak berpengalaman dan kurang ahli, proyek startup tersebut tidak mungkin berhasil.
6. Celah dalam Membangun Struktur Perusahaan
Untuk mengoptimalkan efisiensi bisnis dan meningkatkan kinerja kerja, perusahaan Anda harus memiliki struktur departemen yang jelas. Selain itu, perusahaan Anda juga perlu menentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, menetapkan aturan bisnis, dan menciptakan budaya perusahaan. Memulai bisnis tanpa fokus pada budaya perusahaan dapat menyebabkan konflik internal dan perselisihan.
7. Tekanan Waktu
Saat membuka perusahaan, semakin lama waktu persiapan tanpa menghasilkan laba, semakin besar kerugian finansialnya. Jika Anda hanya khawatir tentang menutupi defisit dan kerugian terlalu lama, perusahaan akan sulit untuk "bertahan". Karena alasan ini, banyak startup menetapkan tujuan untuk menghasilkan laba setidaknya dalam 2 hingga 3 bulan pertama operasional. Oleh karena itu, bisnis Anda perlu mengetahui cara mengelola waktu secara efisien dan memfokuskan upaya untuk mencapai tujuan tertentu.
8. Masalah Pengambilan Keputusan
Sebagai manajer dan pemimpin, Anda terus-menerus harus membuat keputusan tentang segala hal, besar maupun kecil, bagi perusahaan Anda. Hal ini menuntut Anda untuk menjadi seseorang dengan keterampilan mendengar, menganalisis, mengevaluasi, dan membuat keputusan yang akurat; ini sangat penting bagi pengembangan perusahaan yang berkelanjutan.
Keuntungan Memulai Bisnis Sendiri:
Selain tantangan di atas, ada juga beberapa keuntungan, seperti:
-
Menjadi bos bagi diri sendiri.
-
Bertanggung jawab penuh atas perusahaan.
-
Kemandirian finansial.
-
Kebebasan dan kreativitas.
-
Kebebasan memilih lokasi, nama, dan model bisnis perusahaan.
-
Merekrut karyawan sendiri.
-
Membangun reputasi dan citra perusahaan.
Sumber: Internet
